Portal Berita Bola dan Prediksi Pertandingan

Paulo Dybala Sama Sekali Tak Mirip Del Piero

Jan
13

Bintang muda Juventus, Paulo Dybala, disebut-sebut sebagai sosok yang mirip dengan salah seorang legenda Bianconneri, Alessandro Del Piero. Namun pandangan ini tak sependapat dengan pandangan mantan pemain Juventus, Mohamed Sissoko, bahkan tidak ada sedikitpun kemiripan antara dybala dan del Piero.

Paulo Dybala Sama Sekali Tak Mirip Del Piero

Paulo Dybala, 24 tahun, memang merupakan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Juventus saat ini. Bahkan, karena performa apiknya selama dua musim terakhir bersama dengan Juventus, mantan pemain Palermo tersebut jadi rebutan sejumlah raksasa Eropa, mulai dari Real Madrid, Manchester United, Chelsea sampai Barcelona.

Gaya bermainnya di atas lapangan membuat yang bersangkutan disangkut-pautkan dengan legenda Juventus, alessandro Del Piero, dan secara kebetulan sang pemain juga mendapat kehormatan mengenakan nomor punggung 10, yang merupakan nomor punggung sang legenda.

Tapi menurut Sissoko, jalan panjang yang membentang masih harus dilalui Dybala agar benar-benar bisa mejnadi suksesor Del Piero. Dan eks pemain Juventus tersebut menyarankan agar bintang muda Argentina mendengarkan setiap nasihat dan saran yang diberikan para seniornya di Turin. Jika berada di Jalur yang tepat, Sissoko yakin Dybala akan menyamai Del Piero atau bahkan mungkin melampauinya di masa mendatang.

“Menurut saya, Dybala tidak memiliki karakter yang dipunyai Del Piero, sekali pun dia memang masih sangat muda, Jika dia mendengarkan nasihat yang datang dari sekitarnya, seperti [Pavel] Nedved dan [Gianluigi] Buffon, dia bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi dari level dia saat ini.”

“Saya bukan agennya, tapi dia bermain untuk salah satu tim terbaik dunia dan dia bisa menjadi hebat dengan bertahan di Juventus untuk dua atau tiga tahun ke depan.” ujar Sissoko.

Menurut kabar terkini, Juventus baru saja menolak tawaran dari raksasa Premier League, Manchester United untuk pemain berusia 24 tahun tersebut.

Juventus Kembali Tegaskan Paulo Dybala Tidak Dijual

Jan
08

Juara bertahan Serie A italia, Juventus, kembali dengan tegas membantah adanya rencana untuk menjual bintang muda mereka, Paulo Dybala, seiring dengan terdengarnya gelombang spekulasi transfer. Direktur Bianconneri, Beppe Marotta menegaskan bahwa Juventus sama sekali tak berencana melepas pemain Argentina tersebut.

Juventus Kembali Tegaskan Paulo Dybala Tidak Dijual

Dybala yang masih berusia 24 tahun memang tengah jadi incaran sejumlah raksasa eropa, tak lain karena performa gemilang youngster Argentina tersebut bersama Juventus sejak didatangkan dari Palermo pada bursa transfer musim panas tahun 2015 lalu. Setelah musim panas kemarin dikaitkan dengan Barcelona, kini pada bursa transfer musim dingin, Dybala dipercaya tengah diburu Manchester United.

Raksasa Liga Primer Inggris tersebut dipercaya tengah memburu pemain Argentina pada musim dingin ini atas permintaan sang manajer Jose Mourinho. Bahkan, menurut inormasi yang terdengar, Setan Merah sudah melayangkan tawaran resmi senilai 75 Juta Euro ditambah Henrikh Mkhitaryan dalam tawaran tersebut.

Namun, Juventus sendiri dipercaya telah menolak tawaran ini meskipun terbilang sebagai tawaran yang menggiurkan. Direktur Beppe Marotta sendiri menegaskan bahwa Juventus tak berencana menjual satupun pemain mereka, terlebih pemain seperti Paulo Dybala yang merupakan bagian penting dari tim arahan Massimilliano Allegri.

“Jendela transfer Januari adalah tentang memperbaiki skuat Anda dan beruntungnya kami sudah meliputi seluruh bagian tim ini, Kami tak membubuhkan harga pada Paulo, jadi sulit untuk melakukan penilaian. Kami tak punya niat untuk menaruh sang pemain ke dalam pasar transfer.” ungkap Marotta kepada Mediaset Premium.

Dybala dikonfirmasi mengalami cedera hamstring saat Juventus menang atas Cagliari, dengan sang pemain berusia 24 tahun hanya bermain selama 50 menit. Juventus akan kembali beraksi pada 22 Januari mendatang saat berjumpa Genoa di Serie A, dengan kondisi Dybala belum bisa dipastikan akan dapat fit dan tampil untuk laga tersebut.

Sementara itu, Manchester United sejauh ini masih belum mendaratkan satupun amunisi anyar.

Ini Alasan Marco Pjaca Tinggalkan Juventus

Jan
08

Gelandang muda Kroasia, Marco Pjaca telah resmi meninggalkan Juventus pada bursa transfer musim dingin tahun ini untuk bergabung dengan Schalke 04 sebagai pinjaman. Nah, baru-baru ini Agen Transfer sang pemain mengungkapkan alasan dibalik keputusan kliennya meninggalkan Turin.

Ini Alasan Marco Pjaca Tinggalkan Juventus

Marco Pjaca, 22 tahun, bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas tahun 2016 lalu. Pada awalnya, yang bersangkutan dipercaya sebagai salah satu calon bintang masa depan Juventus, namun minimnya pengalaman membuat yang bersangkutan kesulitan bersaing di tim utama Bianconneri.

Dia bahkan juga jarang turun sebagai pemain pengganti, karena alasan tersebutlah Pjaca memutuskan untuk meninggalkan turin, untuk kemudian bergabung dengan klub Bundesliga jerman, Schalke 04 pada bursa transfer musim dingin Januari ini, lewat status sebagai pemain pinjaman.

Diungkapkan oleh Agen Transfer sang pemain bahwa peminjaman ini murni karena permintaan kliennya. Alasannya adalah agar mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak, dimana hal tersebut memperbesar peluangnya untuk mendapatkan tempat di tim utama Timnas Kroasia di ajang Piala Dunia 2018 mendatang.

“Pjaca adalah pemain Juventus yang dipinjamkan ke Schalke, Mentalitas dia kuat dibandingkan sebelumnya karena dia berlatih dengan pemain-pemain hebat dan benar-benar pemain yang disiapkan dengan baik di bawah pelatih [Massimiliano] Allegri.”

“Target dia adalah bermain secara konsisten dan membantu pelatih barunya [di Schalke] menggapai tiket mentas di Liga Champions. Untuk mendapatkan tempat di Piala Dunia, dia memutuskan untuk pergi dengan status pemain pinjaman, jadi kami meminta Juventus jika memang memungkinkan. Ini adalah permintaan sang pemain, bukan klub. [Beppe] Marotta dan [Fabio] Paratici mendengarkan kami. Menerima pilihan dan bersedia meminjamkan dengan tanpa klausul pelepasan.” papar Marko Naletilic, agen Pjaca.

Tentu saja, ketika kembali ke Juventus nanti, Pjaca berharap agar dirinya tidak hanya jadi pelanggan di kursi cadangan, tapi juga menjadi bagian dari tim utama Bianconneri.

Manchester City, Klub Sepakbola Terkaya Dunia tahun 2017

Jan
04

Raksasa Premier League, Manchester City, sepertinya benar-benar pandai dalam memanage finansial mereka, dimana hal tersebut terbukti dari fakta bahwa tim besutan Pep Guardiola tersebut diklaim sebagai klub sepakbola terkaya edisi tahun 2017, oleh Soccerex Football Finance 100, mereka sukses mengungguli tim sebesar Real Madrid dan Barcelona.

Manchester City, Klub Sepakbola Terkaya Dunia tahun 2017

Sebagaimana diketahui, Manchester City memang telah mendaratkan sejumlah pemain bintang pada kesempatan bursa transfer beberapa tahun terakhir ini dengan kocek yang tidak sedikit. Misalnya saja Kylie Walker, bek sayap yang mereka datangkan dari Tottenham hotspur dengan tebusan senilai 45 Juta Poundsterling.

Namun demikian, fakta tersebut justru mengundang banyak investor untuk berinvestasi pada klub tersebut. Ya, Kesuksesan Man City menjadi klub paling kaya disebut tidak lepas dari masuknya investasi yang terus meningkat. “Nilai investasi mereka terus naik sering dengan kinerja klub yang juga mengalami perbaikan,” tulis Soccerex.

Sedangkan, mengejutkan melihat Arsenal berada di peringkat ke-2, hal tersebut karena The Gunners memang tak terlalu boros dalam belanja pemain. Mereka sangat bagus dalam mengelola keuangan, dan tidak memiliki hutang terlalu besar saat ini. Justru, yang mengagetkan adalah Guangzhou Evregrande, mereka berada di urutan ke-4 dalam daftar, unggul atas Real Madrid, Barcelona, Manchester United dan yang lain.

Adapun, Berikut adalah daftar 10 besar klub paling kaya berdasarkan Soccerex:

Manchester City [4.883]
Arsenal [4.559]
Paris Saint-Germain [4.128]
Guangzhou Evergrande [3.423]
Tottenham [2.591]
Real Madrid [2.579]
Manchester United [2.314]
Juventus [2.260]
Chelsea [2.073]
Bayern Munich [2036]
* dalam juta euro

Mohamed Salah , Disebut Messi-nya Liverpool

Jan
04

Terkait dengan performa apiknya musim ini bersama dengan Liverpool, Winger internasional mesir, Mohamed Salah, mendapatkan sanjungan dari sejumlah pihak, tak terkecuali dari salah seoprang legenda Liverpool, Ian Wright yang menganggap peranan salah sangat krusial bagi The Reds, layaknya peranan seorang Lionel Messi di Barcelona.

Mohamed Salah , Disebut Messi-nya Liverpool

Seperti diketahui, Winger berusia 25 tahun tersebut merapat ke Anfield pada bursa transfer musim panas kemarin. Awalnya, banyak yang meragukan salah bakal mampu tampil sesuai ekspektasi di Liverpool, mengingat sebelumnya dia sempat mendapati kegagalan di Premier League bersama dengan Chelsea. Tapi, anggapan orang-orang salah besar, mantan pemain AS Roma tersebut justru tampil gemilang bersama dengan Tim Marseyside.

Sejauh ini, sosok yang didatangkan dengan kocek sebesar 42 Juta Poundsterling tersebut mencetak tak kurang dari 22 gol untuk Liverpooo di semua ajang, dan sejumlah assist diantaranya. Tak heran jika yang bersangkutan banyak mendapat pujian dari sejumlah pihak. Terutama, jika melihat banderolnya yang tidak semahal Paul Pogba, pemain Prancis yang ditebus Manchester United dengan mahar 105 Juta Euro dua tahun lalu.

Dengan performa apik seperti itu, Salah sendiri dinilai memegang peranan yang sangat penting bagi Liverpool, bahkan Ian Wright yang merupakan legenda The Reds, menilai sang pemain memiliki kontribusi yang sangat besar bagi Liverpool musim ini, sama seperti Kontribusi Lionel messi bagi Barcelona.

“Ketika anda lihat hari ini, dia melewatkan sekitar 5 atau 6 peluang dan saya melihat hal yang sama saat pertandingan melawan Newcastle, Saya tidak bilang dia sebagus pemain yang akan saya katakan ini. Namun dia membuat saya teringat akan Messi di mana ia memiliki kemiripan gaya bermain dengannya. Dia memberikan efek Messi di Liverpool. Dia pendek, dan gaya bermainnya memiliki aroma Messi di dalamnya.” buka Wright kepada BBC.

Liverpool sendiri saat ini berada di peringkat ke-4 pada klasemen sementara Liga Primer Inggris. Mereka tengah bersiap untuk melakoni partai derby Marseyside melawan Everton dalam lanjutan piala FA akhir pekan ini.

Liverpool Butuh Keajaiban Untuk Bisa Juarai Premier League

Oct
02

Juru taktik Newcastle United, yang merupakan mantan manajer Liverpool, Rafael Benitez, merasa pesimistis dengan ambisi The Reds untuk menyudahi paceklik gelar di ajang Premier League musim ini. Bahkan, menurutnya Liverpool butuh keajaiban seperti Leicester City untuk bisa juara di Premier League musim ini.

Liverpool Butuh Keajaiban Untuk Bisa Juarai Premier League

Sebagai informasi, tahun 1989 adalah tahun terahir Liverpool memenangkan penghargaan trofi Liga Inggris, yang mana saat itu masih menggunakan format lama, sebelum kemudian berubah menjadi yang kita kenal saat ini pada tahun 1992. Selama 28 tahun, the Reds belum mampu kembali memenangkan gelar bergengsi tersebut.

Di tahun ini, Liverpool arahan Jurgen Klopp terlihat lebih menjanjikan, dengan start yang cukup bagus dan para pemain yang juga tak kala bagusnya. Namun, dalam beberapa partai terakhirnya, tim yang bermarkas di Anfield tersebut mendapati hasil demi hasil yang mengecewakan.

Karena alasna tersebutlah Rafael Benitez yang juga pernah melatih Liverpool, meragukan ambisi pasukan Jurgen Klopp untuk meraih mahkota juara. Menurutnya, Liverpool butuh keajaiban dimana klub-klub lain bermain buruk seperti musim 2015/16 lalu.

“Leicester menjadi juara di Premier League karena tiga atau empat tim benar-benar bermain buruk dan mereka tidak berada dalam performa terbaiknya,” ulas Benitez.

Di Samping itu, mantan juru taktik Real Madrid juga berbicara mengenai alasan dibalik perkataannya. Selain karena sumber dana yang minim untuk mendaratkan pemain-pemain kelas atas, makin meningkatnya performa para pesaing juga jadi alasan mengapa The Reds bakal kesulitan mengakhiri paceklik gelar di ajang Liga Primer Inggris.

“Bagaimana cara mendapatkan gelar? Anda harus membuat tim yang bagus dengan atmosfer yang luar biasa, kerja keras dan kami mendapatkannya. Tapi, kenyataannya, 90 persen tim juara adalah mereka yang punya lebih banyak uang,” tutup Benitez.

Kylian Mbappe Nikmati Tandem Dengan Cavani dan Neymar

Oct
02

Penyerang anyar Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe mengaku begitu menikmati petualangan barunya bersama dengan Les Parisiens yang telah dimulai sejak awal musim ini. Dia bahkan sangat menikmati kesempatan bertandem dengan dua pemain hebat kelas dunia, Neymar Jr dan edinson Cavani.

Kylian Mbappe Nikmati Tandem Dengan Cavani dan Neymar

Sebagaimana diketahui, pada bursa transfer musim panas kemarin, Paris Saint-Germain memang berhasil mendaratkan dua penyerang anyar spektakuler yang antara lain adalah Kylian Mbappe dan Neymar jr. Mbappe sendiri didatangkan secara pinjaman dari AS MOnaco, sebelum kemudian ditebus Permanen pada musim panas nanti seharga 180 Juta euro. Sedangkan Neymar Jr, ditebus lewat kocek 222 Juta euro dari Barcelona.

Kedatangan dua pemain fenomenal tersebut membuat PSG kini memiliki trio lini serang mematikan, perpaduan antara Mbappe, Cavani dan Neymar. Ketiganya sudah tampil padu, silih berganti mencetak gol, membantu PSG dlam meraih kemenangan di hampir setiap pertandingan pada awal musim ini.

Namun, sempat ada isu friksi antara Neymnar dengan Cavani beberapa waktu lalu. Keegoisan kedua pemain bintang ini diyakini telah memecah belah ruang ganti klub. Namun, Mbappe sendiri tidak merasakan adanya perpecahan antara mereka, justru dia merasa sangat menikmati kesempatan bertandem dengan dua pemain kelas wahid tersebut.

“Saya mudah untuk bermain dengan pemain seperti mereka, Mereka sungguh pemain yang sangat hebat, saya hanya perlu menyesuaikan diri dengan pergerakan mereka, kemudian memberikan umpan dan mereka akan melakukan pekerjaan yang selanjutnya,” ucap Mbappe seperti dikutip dari Soccerway.

Bicara soal statistik, Mbappe sendiri bisa dikatakan masih terpaut jauh dari kedua pemain tersebut. Pasalnya, Neymar berhasil mengemas enam gol di ajang Ligue 1, sementara Cavani sudah mengoleksi 8 gol.

Wenger Berharap Wilshere Tak Kembali Dihantui Cedera

Sep
30

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, turut terkesima dengan penampilan salah seorang gelandang andalannya, Jack Wilshere, dalam pertandingna fase Group Liga Europa melawan BATE Borisov pada jum’at dinihari WIB (29/9) waktu setempat. Wenger pun berharap agar sang pemain tidak kembali dihantui oleh cedera beruntun.

Wenger Berharap Wilshere Tak Kembali Dihantui Cedera

 

Memang harus dikatakan bahwa, cedera adalah salah satu faktor yang menghambat perkembangan seorang jack wilshere dalam karirnya sebagai pemain sepakbola, padahal bakat yang dimiliki gelandang Internasional Inggris ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Rentan terhadap cedera juga yang membuat Wilshere kemudian harus menjalani masa pinjaman di Bournemouth sepanjang kampanye musim 2016/17 kemarin.

Pada musim panas ini, sempat ada wacana melepas Wilshere secara permanen, namun yang bersangkutan pada akhirnya bertahan di Arsenal. Kendati demikian, ada juga klaim yang menyebut bahwa Wilshere tidak akan mendapatkan tempat di tim utama Arsenal, karena pelatih Arsene wenger sudah tidak lagi yakin dengan kemampuan sang pemain.

Akan tetapi hal tersebut dibantah sang manajer asal Prancis, yang justru merasa terkesima dengna apa yang ditampilkan Wilshere pada pertandingan liga europa Jum’at dinihari kemarin (29/9) . Wenger juga berharap agar Wilshere bisa mempertahankan performa tersebut dan tidak lagi dihantui oleh cedera.

“Dia bermain luar biasa di babak pertama dan terus berjuang hingga akhir, Dia akan kembali menjadi yang terbaik dan dia menunjukkan itu malam ini. Dia ada di usia di mana seorang pemain biasanya menunjukkan penampilan terbaik dalam karirnya. Dia dihentikan oleh sejumlah cedera. Saya hanya berdoa itu tak terjadi lagi. Dia sudah menunjukkan kualitasnya malam ini.” tuturnya di Sportsmole.

Wilshere merupakan satu dari tujuh pemain Arsenal yang kontraknya akan habis di Emirates akhir musim ini. Coba keberuntungan kamu di betting online indonesia agar setiap pertandingan jadi lebih menarik.

Kepergian Neymar Bukan Kiamat Untuk Barcelona

Sep
30

Neymar Jr memang telah resmi meninggalkan Barcelona, yang mana artinya, salah satu pemain andalan Raksasa Catalan selama tiga musim terakhir sudah pergi. Namun, hal tersebut tak lantas menjadi sebuah kiamat bagi Barcelona, demikian menurut Jordi Cruyff, yang merupakan saudara kandung dari mendiang Johan Cruyff.

Kepergian Neymar Bukan Kiamat Untuk Barcelona

Seperti diketahui, bursa transfer musim panas kemarin memang benar-benar dimanfaatkan oleh Paris Saint-Germain untuk mendaratkan Neymar Jr lewat kocek yang sangat tinggi, 222 Juta Euro, sebagaimana angka tersebut memang disematkan sebagai klausul pelepasan dalam kontrak sang pemain bersama raksasa Catalan.

Seiring dengan kepindahan Neymar yang bagaimanapun merupakan salah satu pemain vital selama tiga musim terakhir ini, banyak yang memprediksi Barcelona akan pincang. Prediksi tersebut semakin diperkuat dengan kekalahan yang ditelan Raksasa catalan pada pertandingan Piala super Spanyol melawan Real Madrid, dimana mereka dikalahkan Real Madrid pada dua leg pertandingan.

Akan tetapi, saat kompetisi yang sesungguhnya dimulai, Barcelona justru mampu mengemas kemenangan demi kemenangan beruntun sehingga kini berada di puncak tabel klasemen sementara La Liga spanyol. Mereka juga memimpin klasemen sementara di fase Group Liga Champions Eropa.

Jordi Cruyff sendiri sama sekali tidak setuju dengan pendapat bahwa Raksasa Catalan bakal kiamat sepeninggal Neymar.

“Tidak diduga sama sekali, musim panas berjalan sulit untuk Barcelona. Namun memiliki banyak uang bukan berarti akan mudah membeli pemain. Dan Real Madrid punya banyak pemain yang bisa dengan mudah menjadi starter di tim lain, jadi sepertinya gelar liga akan jatuh ke tangan mereka.”

“Namun ini semua baru dimulai. Sepertinya mustahil, namun Messi akan mengambil langkah maju, setelah melihat Dembele tak ada di sana, Neymar sudah pergi. Seluruh tim amat penting, namun dia dan Suarez-lah yang bisa menanggung beban tim dan mereka melakukannya dengan sempurna.” Demikian ujar cruyff kepada reporter. Baca juga berita bola terbaru lainnya di http://www.goldewa.com, website ini menyediakan berbagai berita bola terbaru dan terpercaya.

Jika di Usir dari Spanyol, Ini Liga yang Bisa Dituju Barca

Sep
30

Referendum Catalan sebagai negara independen rencananya akan digelar pada Minggu besok, 1 Oktober 2017, andai saja itu benar terjadi, maka dampaknya adalah Barcelona , Girona dan Espanyol harus meninggalkan kompetisi La Liga Spanyol. Lantas, negara mana yang akan dituju oleh kedua klub tersebut, terutama Barcelona ?

Jika di Usir dari Spanyol, Ini Liga yang Bisa Dituju Barca

Sebagai informasi , wacana kemerdekaan Catalunya dari Spanyol memang sudah terdengar sejak dua tahun lalu, namun smapai saat ini wacana tersebut belum juga terealisasikan. Nah, baru-baru ini terdengar kabar bahwa wacana tersebut kembali mengemuka dan rencananya akan dilangsungkan pada minggu besok, 1 Oktober 2017.

Ketika referendum kemerdekaan ditanda-tangani dan Catalunya menjadi negara independent, maka praktis ada beberapa hal yang akan berubah. Dari sektor sepabola sendiri, Barcelona, Girona dan Espanyol , tiga klub Catalunya yang bermain di ajang La Liga Spanyol tidak akan boleh kembali berkompetisi di liga tersebut.

Terkait dengan hal ini, salah seorang sumber mengatakan bahwa Barcelona bisa melanjutkan kiprahnya di pentas Liga Itaia, Ligue 1 Prancis dan Liga Primer Inggris.

“Andai merdeka, tim Catalan di La Liga seperti Barcelona, Espanyol dan Girona bebas memutuskan di mana akan bermain. Di Liga Spanyol atau negara lain seperti Italia, Prancis atau Liga Primer.”

“Di Spanyol ada tim yang bermain dari negara luar seperti klub dari Andorra di kompetisi sepakbola dan bola basket. Monaco bermain di Prancis. Di Inggris tim-tim Wales beraksi di sana. Saya pikir UEFA tidak akan melarang.”

Ada juga kabar bahwa barcelona akan tetap bermain di ajang La liga Spanyol, jika memang tidak ada perintah dari otoritas terkait untuk mengusir Raksasa Catalan tersebut. Sementara pihak Barcelona sendiri maish belum memiliki rencana pasti mengenai hal ini.

“FC Barcelona menaruh hormat pada anggota klub, dan akan mendukung keinginan mayoritas rakyat Catalan dan memperlihatkannya dengan cara-cara beradab, damai dan yang bisa diteladani.”